<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1869926146179452833</id><updated>2011-12-02T21:55:11.026+07:00</updated><category term='berusaha mandiri'/><category term='Pulau komodo'/><category term='tukaran link'/><category term='upacara ngaben'/><category term='first man in Bali'/><category term='kawasan pariwisata Kuta'/><category term='Indonesia'/><category term='Kuta tourist area'/><category term='tourism industry'/><category term='Ibukota provinsinya ialah Denpasar'/><category term='industri pariwisata'/><category term='tukar link peluang usaha cari uang'/><category term='variety of unique art-culture'/><category term='gamelan Bali'/><category term='Taman Nasional Karimunjawa'/><category term='kebudayaan Bali'/><category term='island in Indonesia'/><category term='peluang usaha'/><category term='Denpasar is the capital'/><category term='tukar link'/><category term='Jawa Tengah'/><category term='cari uang'/><title type='text'>Indonesia The Heaven On Earth</title><subtitle type='html'>tukar link peluang usaha cari uang</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://indonesia-heaven-on-earth.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1869926146179452833/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indonesia-heaven-on-earth.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Hari Budiman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06244541538885229929</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-F1elXZYopN4/TbwcSNb872I/AAAAAAAAAAk/H4jXOEgORfA/s220/seger.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>7</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1869926146179452833.post-7965134022093887368</id><published>2008-12-31T13:01:00.006+07:00</published><updated>2009-05-12T09:44:44.490+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berusaha mandiri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peluang usaha'/><title type='text'>Kepulauan Seribu</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;peluang usaha.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;h2&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Geografi&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p&gt;Kepulauan Seribu terdiri dari pulau-pulau karang sebanyak 105 buah dengan total luas wilayah daratan sebesar 8,7 &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;km2&lt;/span&gt;. Posisinya secara geografis adalah pada 5°24´ - 5°45´ LS dan 106°25´ - 106°40´ BT dengan luas 1.180,8 hektare (11,8 km²). Temperatur sepanjang tahun umumnya berkisar antara 21°C-32°C dengan kelembaban udara rata-rata 80%.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Gugusan_kepulauan" id="Gugusan_kepulauan"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Gugusan kepulauan&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Kepulauan Seribu merupakan gugusan kepulauan yang terletak di sebelah utara &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Jakarta&lt;/span&gt;, tepat berhadapan dengan teluk Jakarta. Namanya Kepualauan Seribu bukan berarti pulau-pulau di dalam gugusan kepualaun itu berjumlah seribu. Jumlah pulau itu hanya sekitar 342 pulau, termasuk pulau-pulau pasir dan terumbu karang yang bervegetasi maupun yang tidak. Pulau  dan &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;pasir terumbu karang&lt;/span&gt; itu sendiri berjumlah 158. Tidak semua pulau yang termasuk di dalam gugusan Kepulauan Seribu didiami manusia. Sebagaimana banyak pulau-pulau lainnya di &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Indonesia&lt;/span&gt;, sebagian besar pulau di Kepulauan Seribu tidak berpenghuni. Gugusan Kepulauan Seribu memiliki potensi yang tidak kecil untuk pengembangan berbagai macam &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;industri&lt;/span&gt;, antara lain pertambangan, perikanan serta yang paling utama ialah &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;pariwisata&lt;/span&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Kelestarian_lingkungan" id="Kelestarian_lingkungan"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Kelestarian lingkungan&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Untuk menjaga kelestarian lingkungan serta keseimbangan &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;ekologi&lt;/span&gt;, Pemerintah membagi gugusan kepulauan ini menjadi tiga zona:&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Zona pertama, diperuntukkan bagi eksploitasi sumber daya alam. Kekayaan di dalamnya bisa diambil dan dimanfaatkan sepenuhnya untuk kepentingan industri. Misalnya adalah terumbu karang mati yang dieksploitasi untuk kepentingan industri ubin teraso atau lainnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Zona kedua, adalah pulau-pulau yang khusus disediakan untuk taman &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;nasional&lt;/span&gt; atau tujuan wisata alam.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Zona ketiga, ditentukan sebagai kawasan &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;cagar alam&lt;/span&gt; yang dilindungi.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Penduduk" id="Penduduk"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Penduduk&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p&gt;Jumlah penduduk Kepulauan Seribu adalah sekitar 20.000 orang yang menempati 11 pulau, yaitu: P. Kelapa, P. Kelapa Dua, P. Panggang, P. Harapan , P. Pramuka, P. Tidung, P. Besar, P. Payung Besar, P. Pari, P. Untung Jawa, P. Lancong Besar dan P. Sebira. Pulau yang banyak ditinggali penduduk misalnya Pulau Kelapa, Pulau Pramuka, dan&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt; Pulau Karya&lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pulau_Karya&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Pulau Karya (belum dibuat)"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mayoritas penduduk Kepulauan Seribu beragama Islam dan umumnya berasal dari suku &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Betawi, Bugis, Banten &lt;/span&gt;dan &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Madura&lt;/span&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;Wisatawan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Transportasi Wisatawan dari dermaga wisata &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Marina Ancol&lt;/span&gt;, Jakarta dilayani oleh kapal &lt;i&gt;speedboat&lt;/i&gt; yang dimiliki atau bekerja sama dengan pemilik pulau resor. Waktu tempuh dari dermaga wisata Marina Ancol ke pulau-pulau yang menjadi tujuan wisata tergantung pada jarak, keadaan cuaca, dan kecepatan kapal yang digunakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemberangkatan kapal dari Marina Ancol ke pulau-pulau resor umumnya pada pagi hari jam 08.00 atau jam 09:00 dan kembali dari pulau-pulau resor menuju Marina Ancol pada jam 13:30 atau jam 14:00, tergantung pada pulau resor tujuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Transportasi masyarakat umum juga tersedia dari Marina Ancol dengan menggunakan kapal feri yang dioperasikan Pemerintah Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu yang bernama Transjakarta Lumba-Lumba dan Kerapu. Dengan Transjakarta lumba-lumba ditempuh dengan waktu 3-3,5 jam sedangkan dengan Kerapau hanya 1,5 jam. Namun demikian kerapu tidak setiap saat beroperasi. &lt;a href="http://berusahamandiri.com/"&gt;berusaha mandiri&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Masyarakat_umum" id="Masyarakat_umum"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Masyarakat umum&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Transportasi Masyakarat Umum dari Pelabuhan Muara Baru, &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Muara Angke, Jakarta Utara&lt;/span&gt; dan Tanjung Pasir, Tangerang dilayani dengan kapal feri berjadwal dua kali seminggu dari Muara Baru menuju pulau-pulau pemukiman penduduk di kawasan Kep. Seribu, seperti: P. Pramuka, P. Panggang dan P. Kelapa. Selain itu juga ada kapal nelayan yang dapat disewa yang berangkat dari Muara Angke. Transportasi masyarakat umum dari Muara Angke adalah dengan kapal kayu milik masyarakat pulau. Adapun kapal-kapal yang bersandar di Muara Angke adalah kapal-kapal yang melayani rute ke Pulau Tidung Besar, Pulau Panggang, Pulau Pramuka dan Pulau Kelapa. Sedangkan kapal yang bersandar di Tanjung Pasir, biasanya melayani rute ke Pulau Untung Jawa.Pemberangkatan dari Muara Angke ke pulau-pulau ini rutin setiap hari. untuk jadwal ke Pulau Tidung, biasanya berangkat pukul 06.30 jika normal, atau sebelumnya jika penumpang sudah penuh sebelum waktu tersebut. Waktu tempuh dari Muara Angke ke Pulau Tidung sekitar 2-2.5 jam. Selain di Tanjung Pasir, wilayah Tangerang yang juga disandari oleh kapal-kapal dari Pulau Seribu secara rutin adalah Pelabuhan Muara Cituis atau Rawa Saban. Di pelabuhan ini bersandar kapal dengan tujuan ke Pulau Tidung dan Pulau Lancang yang pulang-pergi setiap hari. Biasanya, kapal datang dari Pulau Tidung pukul 10.30 dan kembali ke Pulau Tidung pukul 12.00 atau pukul 13.00, tergantung pada pasang surut air laut dan keadaan angin.Waktu tempuh dari Rawa Saban ke Pulau Tidung sekitar 1.5 sampai 2 jam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://www.berusahamandiri.com/"&gt;peluang usaha.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1869926146179452833-7965134022093887368?l=indonesia-heaven-on-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indonesia-heaven-on-earth.blogspot.com/feeds/7965134022093887368/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1869926146179452833&amp;postID=7965134022093887368' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1869926146179452833/posts/default/7965134022093887368'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1869926146179452833/posts/default/7965134022093887368'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indonesia-heaven-on-earth.blogspot.com/2008/12/kepulauan-seribu.html' title='Kepulauan Seribu'/><author><name>Hari Budiman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06244541538885229929</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-F1elXZYopN4/TbwcSNb872I/AAAAAAAAAAk/H4jXOEgORfA/s220/seger.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1869926146179452833.post-8870027380743373584</id><published>2008-12-31T12:48:00.005+07:00</published><updated>2008-12-31T13:00:55.655+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jawa Tengah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berusaha mandiri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Taman Nasional Karimunjawa'/><title type='text'>Karimunjawa</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tukar link.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Taman Nasional Karimunjawa merupakan gugusan          27 buah pulau yang memiliki tipe ekosistem hutan hujan dataran rendah,          padang lamun, algae, hutan pantai, hutan mangrove, dan terumbu karang.        &lt;/p&gt;       &lt;p align="justify"&gt;Tumbuhan yang menjadi ciri khas Taman Nasional Karimunjawa          yaitu dewodaru (&lt;em&gt;Crystocalyx macrophyla&lt;/em&gt;) yang terdapat pada hutan          hujan dataran rendah. Kelompok algae yang dapat dijumpai terdiri dari          tiga kelompok yaitu algae hijau, algae coklat, dan algae merah. Hutan          pantai dan hutan mangrove dicirikan dengan adanya ketapang (&lt;em&gt;Terminalia          cattapa&lt;/em&gt;), cemara laut (&lt;em&gt;Casuarina equisetifolia&lt;/em&gt;), jati pasir          (&lt;em&gt;Scaerota frustescens&lt;/em&gt;), setigi (&lt;em&gt;Strebus asper&lt;/em&gt;), waru          laut (&lt;em&gt;Hibiscus tiliaceus&lt;/em&gt;), dan bakau hitam (&lt;em&gt;Rhizophora mucronata&lt;/em&gt;).        &lt;/p&gt;       &lt;p align="justify"&gt;Jenis terumbu karang di Taman Nasional Karimunjawa merupakan          terumbu karang pantai/tepi (&lt;em&gt;fringing reef&lt;/em&gt;), terumbu karang penghalang          (&lt;em&gt;barrier reef&lt;/em&gt;) dan beberapa taka (&lt;em&gt;patch reef&lt;/em&gt;). Kekayaan          jenisnya mencapai 51 genus, lebih dari 90 jenis karang keras dan 242 jenis          ikan hias. Dua jenis biota yang dilindungi yaitu akar bahar/karang hitam          (&lt;em&gt;Antiphates &lt;/em&gt;spp.) dan karang merah (&lt;em&gt;Tubipora musica&lt;/em&gt;).&lt;/p&gt;       &lt;p align="justify"&gt;Biota laut lainnya yang dilindungi seperti kepala kambing          (&lt;em&gt;Cassis cornuta&lt;/em&gt;), triton terompet (&lt;em&gt;Charonia tritonis&lt;/em&gt;),          nautilus berongga (&lt;em&gt;Nautilus pompillius&lt;/em&gt;), batu laga (&lt;em&gt;Turbo          marmoratus&lt;/em&gt;), dan 6 jenis kima.&lt;/p&gt;     &lt;table align="center" border="0" width="750"&gt;   &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;      &lt;td&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;    Keanekaragaman satwa darat di taman nasional ini tidak terlalu tinggi          dibandingkan dengan satwa perairan. Satwa darat yang umum dijumpai antara          lain rusa (&lt;em&gt;Cervus timorensis subspec&lt;/em&gt;), kera ekor panjang (&lt;em&gt;Macaca          fascicularis karimondjawae&lt;/em&gt;); 40 jenis burung seperti pergam hijau          (&lt;em&gt;Ducula aenea&lt;/em&gt;), elang laut perut putih (&lt;em&gt;Haliaeetus leucogaster&lt;/em&gt;),          trocokan/merbah cerukcuk (&lt;em&gt;Pycnonotus goiavier&lt;/em&gt;), betet (&lt;em&gt;Psittacula          alexandri&lt;/em&gt;), penyu sisik (&lt;em&gt;Eretmochelys imbricata&lt;/em&gt;), penyu          hijau (&lt;em&gt;Chelonia mydas&lt;/em&gt;), dan ular edhor. Burung elang laut perut          putih merupakan satwa yang terancam punah di dunia.&lt;/p&gt;       &lt;p align="justify"&gt;Di sekitar Pulau Kemujan terdapat bangkai kapal Panama          INDONO yang tenggelam pada tahun 1955, dimana pada saat ini menjadi habitat          ikan karang dan cocok untuk lokasi penyelaman (&lt;em&gt;wreck diving&lt;/em&gt;).&lt;/p&gt;       &lt;p align="justify"&gt;Dari gugusan pulau-pulau yang berjumlah 27 buah, lima          buah pulau diantaranya telah berpenghuni yaitu Pulau Karimunjawa, Pulau          Kemujan, Pulau Parang, Pulau Nyamuk, dan Pulau Genting. Pulau Karimunjawa          menjadi pusat kecamatan yang berjarak ± 83 km dari Kota Jepara          (pusat pengrajin ukiran kayu yang terkenal di Indonesia).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/p&gt;             &lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;table align="center" border="0" width="750"&gt;   &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;      &lt;td width="328"&gt;&lt;p align="justify"&gt;Nama Karimunjawa berasal dari zaman Sunan          Muria yaitu salah satu tokoh penyebar Agama Islam. Sunan Muria melihat          pulau-pulau di Karimunjawa sangat samar dari Pulau Jawa (kremun-kremun          soko Jowo). Peninggalan-peninggalan Sunan Nyamplungan/Amir Hasan (anak          dari Sunan Muria) seperti ikan lele (Clarias meladerma) tanpa patil, makam          Nyamplungan, kayu dewodaru, sentigi, kalimosodo, dan ular edhor, dikeramatkan          oleh penduduk Karimunjawa. &lt;a href="http://berusahamandiri.com/"&gt;berusaha mandiri&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;       &lt;/td&gt;     &lt;td width="10"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;     &lt;td width="406"&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;img src="http://www.dephut.go.id/INFORMASI/TN%20INDO-ENGLISH/image/karimun.jpg" border="2" width="403" height="231" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;          &lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;    Beberapa lokasi/obyek yang menarik untuk dikunjungi:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;    Pulau Menjangan Kecil, Menjangan Besar, Tanjung Gelam, Legon Lele, Genting,          Kembar, Parang, Cemara dan Krakal. Wisata bahari seperti berlayar, selancar          air, ski air, berenang, berjemur di pantai pasir putih, berkemah, wisata          budaya, pengamatan rusa dan burung serta menyelam/snorkeling. Paket wisata          untuk mengunjungi pulau-pulau tersebut dapat menghubungi biro perjalanan          di Semarang/Jepara (tour satu sampai dengan tujuh hari).&lt;/p&gt;       &lt;p&gt;Atraksi budaya di luar taman nasional yaitu Festival Durian dan Lomban          pada bulan Januari/Maret di Jepara.&lt;/p&gt;       &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Musim kunjungan terbaik: bulan April s/d Oktober setiap tahunnya.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;       Cara pencapaian lokasi: Semarang-Jepara menggunakan bis          selama 1,5 jam, Jepara (Pelabuhan Kartini) menuju Karimunjawa dengan naik          Fery/kapal motor dengan lama perjalanan ± 6 jam, dan hanya ada          satu kali dalam seminggu (Senin). Dari Semarang (Bandara Achmad Yani)          menuju Pulau Kemujan (Bandar Dewodaru) dengan pesawat udara, sekali dalam          seminggu (untuk sementara jalur penerbangan tersebut tidak diaktifkan).&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tukar link.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1869926146179452833-8870027380743373584?l=indonesia-heaven-on-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indonesia-heaven-on-earth.blogspot.com/feeds/8870027380743373584/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1869926146179452833&amp;postID=8870027380743373584' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1869926146179452833/posts/default/8870027380743373584'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1869926146179452833/posts/default/8870027380743373584'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indonesia-heaven-on-earth.blogspot.com/2008/12/tukar-link.html' title='Karimunjawa'/><author><name>Hari Budiman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06244541538885229929</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-F1elXZYopN4/TbwcSNb872I/AAAAAAAAAAk/H4jXOEgORfA/s220/seger.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1869926146179452833.post-7585805537810700166</id><published>2008-12-16T09:02:00.003+07:00</published><updated>2008-12-16T09:13:25.909+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pulau komodo'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Indonesia'/><title type='text'>Pulau Komodo</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;tukar link. tukaran link peluang usaha.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pulau Komodo &lt;/span&gt;adalah sebuah pulau yang terletak di Kepulauan &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Nusa Tenggara&lt;/span&gt;. Pulau Komodo dikenal sebagai habitat asli hewan &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;komodo&lt;/span&gt; Pulau ini juga merupakan kawasan &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Taman Nasional Komodo&lt;/span&gt; yang dikelola oleh Pemerintah Pusat. Pulau Komodo berada di sebelah barat &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Pulau Sumbawa&lt;/span&gt;, yang dipisahkan oleh &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Selat Sape&lt;/span&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Secara administratif, pulau ini termasuk wilayah &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat&lt;/span&gt;, Provinsi &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Nusa Tenggara Timur, Indonesia&lt;/span&gt;. Pulau Komodo merupakan ujung paling barat Provinsi Nusa Tenggara Timur, berbatasan dengan Provinsi &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Nusa Tenggara Barat&lt;/span&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;tukar link. tukaran link. peluang usaha.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1869926146179452833-7585805537810700166?l=indonesia-heaven-on-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indonesia-heaven-on-earth.blogspot.com/feeds/7585805537810700166/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1869926146179452833&amp;postID=7585805537810700166' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1869926146179452833/posts/default/7585805537810700166'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1869926146179452833/posts/default/7585805537810700166'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indonesia-heaven-on-earth.blogspot.com/2008/12/pulau-komodo.html' title='Pulau Komodo'/><author><name>Hari Budiman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06244541538885229929</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-F1elXZYopN4/TbwcSNb872I/AAAAAAAAAAk/H4jXOEgORfA/s220/seger.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1869926146179452833.post-3337214717831411068</id><published>2008-12-12T18:45:00.002+07:00</published><updated>2008-12-12T18:56:34.245+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tukaran link'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tukar link peluang usaha cari uang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cari uang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peluang usaha'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tukar link'/><title type='text'>Nias Island</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; exchange link. tukar link. exchange rate link. peluang usaha. business opportunities. cari uang. looking for money. tukar link peluang usaha cari uang. link exchange business opportunities looking for mone&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nias (Nias language Tano Niha) is an island located in the western island of Sumatra, Indonesia. The island is inhabited by the majority ethnic Nias (Ono Niha), which still has the megalithic culture. Regional tourism is a vital objects such as surfing (surfing), traditional houses, dive, jump rocks. Island with the area of 5,625 km ² This has 700,000 inhabitants. Religious majority of this area are Protestant Christians. Nias saat ini telah dimekarkan menjadi 2 kabupaten yaitu Kabupaten Nias, dengan ibu kota Gunungsitoli dan Kabupaten Nias Selatan, dengan ibu kota Teluk Dalam. Nias has been split into 2 regencies of Nias, with the capital city of Gunung Sitoli and South Nias regency, with a capital of Teluk Dalam.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tsunami &amp;amp; earthquake in 2004 and 2005&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;On 26 December 2004 Indian Ocean earthquake in 2004 occurred in the western coast of the island so that possess the tsunami as high as 10 meters in the area of Sirombu and Mandrehe. Casualties as a result of this incident 122 people and hundreds of families lost their homes. On March 28, 2005, the island is again used the earthquake, the earthquake was believed as a continuation after the incidents of December 2004, but now the earthquake popular with second strong in the world since 1965. At least 638 people reported killed, and hundreds of buildings destroyed. Almost no building public housing across the island of Nias, which is not damaged as a result of the earthquake. According to the Rehabilitation and Reconstruction Agency (BRR) Representatives of Nias, the disaster has caused a total of 13,000 houses damaged, 24,000 houses heavily damaged, and about 34,000 houses lightly damaged. Some 12 harbors and docks destroyed, damaged 403 bridges and 800 km of roads and districts of the province 266 km of roads destroyed. Some 723 schools and 1,938 places of worship damaged.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;tukaran link. exchange link. tukar link. exchange rate link. peluang usaha. business opportunities. cari uang. looking for money. tukar link peluang usaha cari uang. link exchange business opportunities looking for money. &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1869926146179452833-3337214717831411068?l=indonesia-heaven-on-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indonesia-heaven-on-earth.blogspot.com/feeds/3337214717831411068/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1869926146179452833&amp;postID=3337214717831411068' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1869926146179452833/posts/default/3337214717831411068'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1869926146179452833/posts/default/3337214717831411068'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indonesia-heaven-on-earth.blogspot.com/2008/12/nias-island.html' title='Nias Island'/><author><name>Hari Budiman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06244541538885229929</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-F1elXZYopN4/TbwcSNb872I/AAAAAAAAAAk/H4jXOEgORfA/s220/seger.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1869926146179452833.post-7720311160161180668</id><published>2008-12-12T18:34:00.003+07:00</published><updated>2008-12-12T18:44:03.144+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tukaran link'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tukar link peluang usaha cari uang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cari uang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peluang usaha'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tukar link'/><title type='text'>Pulau Nias</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;tukaran link. tukar link. peluang usaha. cari uang. tukar link peluang usaha cari uang.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Nias (bahasa Nias Tano Niha) adalah sebuah pulau yang terletak di sebelah barat pulau Sumatera, Indonesia. Pulau ini dihuni oleh mayoritas suku Nias (Ono Niha) yang masih memiliki budaya megalitik. Daerah ini merupakan obyek wisata penting seperti selancar (surfing), rumah tradisional, penyelaman, lompat batu.&lt;br /&gt;Pulau dengan luas wilayah 5.625 km² ini berpenduduk 700.000 jiwa.&lt;br /&gt;Agama mayoritas daerah ini adalah Kristen Protestan. Nias saat ini telah dimekarkan menjadi 2 kabupaten yaitu Kabupaten Nias, dengan ibu kota Gunungsitoli dan Kabupaten Nias Selatan, dengan ibu kota Teluk Dalam.&lt;br /&gt;&lt;a id="Tsunami_.26_gempa_bumi_2004_dan_2005" name="Tsunami_.26_gempa_bumi_2004_dan_2005"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tsunami &amp;amp; gempa bumi 2004 dan 2005&lt;br /&gt;Pada 26 Desember 2004, gempa bumi Samudra Hindia 2004 terjadi di wilayah pantai barat pulau ini sehingga memunculkan tsunami setinggi 10 meter di daerah Sirombu dan Mandrehe. Korban jiwa akibat insiden ini berjumlah 122 jiwa dan ratusan keluarga kehilangan rumah.&lt;br /&gt;Pada 28 Maret 2005, pulau ini kembali diguncang gempa bumi, tadinya diyakini sebagai gempa susulan setelah insiden Desember 2004, namun kini peristiwa tersebut merupakan gempa bumi terkuat kedua di dunia sejak 1965. Sedikitnya 638 orang dilaporkan tewas, serta ratusan bangunan hancur.&lt;br /&gt;Hampir tidak ada bangunan perumahan rakyat di seluruh Pulau Nias yang tidak mengalami kerusakan akibat gempa itu.&lt;br /&gt;Menurut Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Perwakilan Nias, bencana telah menyebabkan 13.000 rumah rusak total, 24.000 rumah rusak berat, dan sekitar 34.000 rumah rusak ringan. Sebanyak 12 pelabuhan dan dermaga hancur, 403 jembatan rusak dan 800 km jalan kabupaten dan 266 km jalan provinsi hancur. Sebanyak 723 sekolah dan 1.938 tempat ibadah rusak.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;tukaran link. tukar link. peluang usaha. cari uang. tukar link peluang usaha cari uang.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1869926146179452833-7720311160161180668?l=indonesia-heaven-on-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indonesia-heaven-on-earth.blogspot.com/feeds/7720311160161180668/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1869926146179452833&amp;postID=7720311160161180668' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1869926146179452833/posts/default/7720311160161180668'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1869926146179452833/posts/default/7720311160161180668'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indonesia-heaven-on-earth.blogspot.com/2008/12/pulau-nias.html' title='Pulau Nias'/><author><name>Hari Budiman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06244541538885229929</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-F1elXZYopN4/TbwcSNb872I/AAAAAAAAAAk/H4jXOEgORfA/s220/seger.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1869926146179452833.post-5460608917716631904</id><published>2008-12-03T09:49:00.002+07:00</published><updated>2008-12-06T16:52:17.867+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='first man in Bali'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tukaran link'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tourism industry'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Denpasar is the capital'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='island in Indonesia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cari uang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peluang usaha'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tukar link'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='variety of unique art-culture'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuta tourist area'/><title type='text'>Bali Island</title><content type='html'>Bali is an island in Indonesia, at the same time become one of the provinces of Indonesia. Bali is located between Java and Lombok Island. Denpasar is the capital of respective provinces, which is located in the southern island. Bali majority population is embraces the Hindu religion. In the world, Bali, known as a tourism destination with a variety of unique art-culture results, especially for Japan and Australia tourist. Bali Island, also known as God Island.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Geography&lt;br /&gt;Bali Island along 153 km and 112 km width around 3.2 km from Java. By astronomical, Bali is located at 8 ° 25'23 "south latitude and 115 ° 14'55" Has tropical climate in Indonesia as part of another. Mount Agung is the highest point in Bali at 3,148 m. This last volcanoes erupt in March 1963. Mount Batur is also one of the mountains in Bali. Around 30,000 years ago, Mount Batur erupt and generate a tremendous disaster on earth. In contrast with the north, the south of Bali is a lowland rivers. Denpasar is the capital of Bali. As the art center is located in Ubud, district of Gianyar ; while Kuta, Sanur, Seminyak, Jimbaran and Nusa Dua are some places that become tourism destination, both coastal tourism and health resort. The first man in Bali island is estimated to come in 3000-2500 BC, which migrated from Asia. Relics from the stone tools were found in the village Cekik located in the western part of the island. Prehistoric period and ended with the arrival of people from Hindu India in 100 BC. Culture of Bali and then get the strong influence of Indian culture, a process more quickly after 1st century. Name Balidwipa (Bali island), started in the various inscriptions found, including the inscription Blanjong issued by the Sri Kesari Warmadewa at 913 AD and mentioned the word Walidwipa. It is estimated around the irrigation system is the subak to begin planting rice developed by this time. Some religious and cultural traditions also start developing at that time.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Majapahit kingdom (1293-1500 AD) that the Hindu religion and centered on the island of Java, had established the kingdom subordinate in Bali around 1343 . At that time, almost all the Hindu religious archipelago, but along the arrival of Islam stands kingdoms of Islam in the archipelago, which, among other causes the collapse of Majapahit. Many noblemen, curate, artists, and other Hindu community when it away from the island of Java to Bali. European people who find first Bali is Cornelis de Houtman of the Netherlands in 1597, although a Portuguese ship had previously dumped near Bukit peninsula, Jimbaran, in 1585. Dutch with VOC, it started to implement the colonialism in Bali, but will continue to get resistance so until the end of his position in Bali they are not solid than their position in the Java or Maluku. Ranging from the area north of Bali, since 1840-an attendance of the Netherlands has become permanent, which originally made with the weasel-sheep/devide et impera, various authorities that Bali is not mutual trust one another. Dutch big inroads by sea and land against the Seattle area, and was followed by the Denpasar district. The Bali is losers in the number of weapons and do not want to surrender because of shame, that caused the war to death or blowing, which involves all the people both men and women including the king. It is estimated as many as 4,000 people were killed in these events, although the Netherlands has ordered them to surrender. Next, the governor of the Netherlands ruled that only a few provide influence on the island, so the control of the local religion and culture generally does not change. Japanese occupiers during World War II, and then a military officer named I Gusti Ngurah Rai establish teams' freedom fighter '. The overtake Japan in the Pacific in August 1945, the Netherlands immediately return to Indonesia (including Bali) to enforce the colonial government again shows the situation before the war. This is opposed by opposition troops Bali, which currently use the weapons to Japan. On 20 November 1940, Puputan Margarana battle that occurred in the village of Marga, Tabanan, Bali, the middle. Colonel I Ngurah Rai girl, aged 29 years old, lead the army from the area to the east Bali attacks to death in the armed Dutch troops complete. All members of the Bali batalion all killed, and as a military resistance Bali last. In 1946 the Dutch made Bali as one of 13 regions of the State of New Vote East, which is one of the country as a competitor for the Republic of Indonesia and the Vote are by Sukarno and Hatta. Bali and also to be included in the Republic of Indonesia when the Dutch States recognizes the independence of Indonesia on December 29, 1949. 1950, officially leave Bali with the Netherlands and legally become a province of the Republic of Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mount Agung eruption that occurred in 1963, was shake the people's economy and caused many residents of Bali migration to various other areas in Indonesia. Year 1965, along with the failure by the G30S coup d'etat against the national government in Jakarta, Bali and in many other areas, there was destruction and sympathetic members of the Communist Party of Indonesia. In Bali, it is estimated that more than 100,000 people killed or missing. However, events in the early New Order are to succeed is not currently disclosed by law.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bali bombing on October 12 2002 at the Kuta tourist area, causing as many as 202 people were killed and 209 other people injury. Bali bombings 2005 occurred three years later in Kuta and Jimbaran beach. These incidents received wide international coverage because most of the victims are foreign tourists, and cause the Bali tourism industry faces the challenge weight in recent years.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demographics&lt;br /&gt;Bali residents about some 4 million people, with the majority 92.3% Hindu confession. The other is the religion of Islam, Protestant, Catholic and Buddhist. Apart from the tourism sector, people also live from agriculture and fisheries. Some also choose to become artists. The language used in Bali is Bahasa Indonesia, Bali, and English, especially for working in the tourism sector. Bali language and English is the language most widely fields in Bali, Indonesia, and as other residents, most of the community are bilingual or even trilingual. Although there are several dialects in the language of Bali, general community use language shape Bali association as options in communicating. Traditionally, the use of various dialects language Bali chess set based on the color system in the Hindu Dharma religion; although the implementation of these traditions tend to diminish. English is the language of the third (and the main foreign language) for many community, which is influenced by the needs of a large tourism industry. Employees who work at the visitor information centers in Bali, often also understand some foreign language with sufficient competency.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Transportation&lt;br /&gt;In Bali, there are no railways, but the road network is available, especially to areas of tourist destination. Most residents have private vehicles and choose to use it because the route is not available to the public good, except taxis. Type general transportation in Bali, among others: Gig (vehicles using animal horse as a tool drawer), Ojek (General Vehicles using the motorcycle), Bemo (General Vehicle type microbus), Bemo outside the city (with larger type), Taxis, Buses between cities or districts, Buses outside the island.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;To and from&lt;br /&gt;Between Bali and Java, available services crossing the sea through the port of Gilimanuk Harbour using the ferry, which takes between 30 to 45 minutes. Likewise with the crossing between the island of Bali and Lombok, crossing the sea through the port of Padang Bay takes about 4 hours. For air transportation by Ngurah Rai International Airport. Runway and the aircraft that come and go can be seen clearly from the beach.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Culture&lt;br /&gt;Music&lt;br /&gt;A Balinese gamelan.&lt;br /&gt;Traditional Balinese music has similarities with traditional music in many other areas in Indonesia, for example in the use of gamelan musical instruments and various other percussion. Nevertheless, there are specific techniques in the play and creation, for example, in the form of kecak, the shape singsong voice that seems fake monkey. Similarly, a variety of game play that is unique, for example Jegog Gamelan, Gamelan Gong Gede, gamelan xylophone, Selunding Gamelan, Gamelan and Semar Pegulingan. Angklung others played music for the ceremony ngaben, and Bebonangan music played in various other ceremonies. There is a modern form of traditional music from Bali, for example, Gamelan Gong Kebyar which is a dance music that developed during the Dutch colonial, and the roof began Joged popular in Bali since the era of the 1950. Generally, Balinese music is a combination of various means of a metal percussion music (metalofon), gong, percussion and wood (xilofon). Because the relationship of social, political and cultural, music, games or traditional Balinese gamelan Bali style gives influence or affect each other in the culture surrounding areas, for example, the traditional music community have influenced traditional Lombok music community. Balinese dance arts in general can be categorized into three groups; the guardian or art sacred dance performances, art bebali or dance performances for the ceremony and also for the visitors, and balih-balihan art or dance for the entertainment of visitors. Specialist art dance Bali I Made Bandem in the early 1980s, never-class dance Bali was among the other classified into Berutuk guardian for example, Sang Hyang Dedari, Rejang and Gede line, among other bebali is Gambuh, Topeng Pajegan, and Wayang Wong, balih-balihan while the other is between the Legong, Parwa, Arja, Prembon and Joged, and various other modern dance choreography. One of the dances are very popular for tourists is the Kecak Dance. Around the year 1930's, Wayan Limbak working with the German painter Walter Spies create a dance based on this tradition Sanghyang and parts of the story of the Ramayana. Wayan Limbak popularize dance this time around the world with the troupe's dancers Bali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apparel Areas&lt;br /&gt;Apparel areas Bali is truly varied, seem although the same. Each area in Bali has the characteristics and symbolic, based on the activities and ceremonies, sex and age of users. Social and economic status a person can be based on the pattern of clothing and jewelry ornaments.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;House of Bali&lt;br /&gt;House of Bali in accordance with the rules Asta Kosala Kosali (the Weda the room layout and building, shows Feng Shui in Chinese Culture). According to the philosophy of the Balinese community, dynamic in life will be achieved when the realization of a harmonious relationship between aspects pawongan, palemahan, and Parahyangan. For the development of a home must include aspects of it or what's called''Tri Hita Karana''. Pawongan are the companions of the house. Palemahan means there must be a good relationship between the home and neighborhood. In general, buildings or areas of traditional Balinese architecture always decoration, in the form carvings, equipment and provision of color. Decoration contain the specific meaning as the expression simbolsimbol beauty and delivery of communications. Forms of multiplicity of ornamental species of fauna also function as ritual symbols displayed in the statue.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;tukaran link. tukar link. peluang usaha. cari uang.  tukar link peluang usaha cari uang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1869926146179452833-5460608917716631904?l=indonesia-heaven-on-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indonesia-heaven-on-earth.blogspot.com/feeds/5460608917716631904/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1869926146179452833&amp;postID=5460608917716631904' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1869926146179452833/posts/default/5460608917716631904'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1869926146179452833/posts/default/5460608917716631904'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indonesia-heaven-on-earth.blogspot.com/2008/12/bali-island_02.html' title='Bali Island'/><author><name>Hari Budiman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06244541538885229929</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-F1elXZYopN4/TbwcSNb872I/AAAAAAAAAAk/H4jXOEgORfA/s220/seger.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1869926146179452833.post-5850984756122864449</id><published>2008-12-03T09:16:00.003+07:00</published><updated>2008-12-06T16:53:41.311+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='upacara ngaben'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ibukota provinsinya ialah Denpasar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='industri pariwisata'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tukaran link'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cari uang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peluang usaha'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kawasan pariwisata Kuta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tukar link'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gamelan Bali'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kebudayaan Bali'/><title type='text'>Pulau Bali</title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt;Bali adalah sebuah pulau di Indonesia, sekaligus menjadi salah satu provinsi Indonesia. Bali terletak di antara Pulau Jawa dan Pulau Lombok. Ibukota provinsinya ialah Denpasar, yang terletak di bagian selatan pulau ini. Mayoritas penduduk Bali adalah pemeluk agama Hindu. Di dunia, Bali terkenal sebagai tujuan pariwisata dengan keunikan berbagai hasil seni-budayanya, khususnya bagi para wisatawan Jepang dan Australia. Bali juga dikenal sebagai Pulau Dewata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Geografi&lt;br /&gt;Pulau Bali adalah bagian dari Kepulauan Sunda Kecil sepanjang 153 km dan selebar 112 km sekitar 3,2 km dari Pulau Jawa. Secara astronomis, Bali terletak di 8°25′23″ Lintang Selatan dan 115°14′55″ Lintang Timur yang mebuatnya beriklim tropis seperti bagian Indonesia yang lain.&lt;br /&gt;Gunung Agung adalah titik tertinggi di Bali setinggi 3.148 m. Gunung berapi ini terakhir meletus pada Maret 1963. Gunung Batur juga salah satu gunung yang ada di Bali. Sekitar 30.000 tahun yang lalu, Gunung Batur meletus dan menghasilkan bencana yang dahsyat di bumi. Berbeda dengan di bagian utara, bagian selatan Bali adalah dataran rendah yang dialiri sungai-sungai.&lt;br /&gt;Ibu kota Bali adalah Denpasar. Tempat-tempat penting lainnya adalah Ubud sebagai pusat seni terletak di Kabupaten Gianyar; sedangkan Kuta, Sanur, Seminyak, Jimbaran dan Nusa Dua adalah beberapa tempat yang menjadi tujuan pariwisata, baik wisata pantai maupun tempat peristirahatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah&lt;br /&gt;Penghuni pertama pulau Bali diperkirakan datang pada 3000-2500 SM yang bermigrasi dari Asia. Peninggalan peralatan batu dari masa tersebut ditemukan di desa Cekik yang terletak di bagian barat pulau. Zaman prasejarah kemudian berakhir dengan datangnya orang-orang Hindu dari India pada 100 SM.&lt;br /&gt;Kebudayaan Bali kemudian mendapat pengaruh kuat kebudayaan India, yang prosesnya semakin cepat setelah abad ke-1 Masehi. Nama Balidwipa (pulau Bali) mulai ditemukan di berbagai prasasti, diantaranya Prasasti Blanjong yang dikeluarkan oleh Sri Kesari Warmadewa pada 913 M dan menyebutkan kata Walidwipa. Diperkirakan sekitar masa inilah sistem irigasi subak untuk penanaman padi mulai dikembangkan. Beberapa tradisi keagamaan dan budaya juga mulai berkembang pada masa itu. Kerajaan Majapahit (1293–1500 AD) yang beragama Hindu dan berpusat di pulau Jawa, pernah mendirikan kerajaan bawahan di Bali sekitar tahun 1343 M. Saat itu hampir seluruh nusantara beragama Hindu, namun seiring datangnya Islam berdirilah kerajaan-kerajaan Islam di nusantara yang antara lain menyebabkan keruntuhan Majapahit. Banyak bangsawan, pendeta, artis, dan masyarakat Hindu lainnya yang ketika itu menyingkir dari Pulau Jawa ke Bali.&lt;br /&gt;Orang Eropa yang pertama kali menemukan Bali ialah Cornelis de Houtman dari Belanda pada 1597, meskipun sebuah kapal Portugis sebelumnya pernah terdampar dekat tanjung Bukit, Jimbaran, pada 1585. Belanda lewat VOC pun mulai melaksanakan penjajahannya di tanah Bali, akan tetapi terus mendapat perlawanan sehingga sampai akhir kekuasaannya posisi mereka di Bali tidaklah sekokoh posisi mereka di Jawa atau Maluku. Bermula dari wilayah utara Bali, semenjak 1840-an kehadiran Belanda telah menjadi permanen, yang awalnya dilakukan dengan mengadu-domba berbagai penguasa Bali yang saling tidak mempercayai satu sama lain. Belanda melakukan serangan besar lewat laut dan darat terhadap daerah Sanur, dan disusul dengan daerah Denpasar. Pihak Bali yang kalah dalam jumlah maupun persenjataan tidak ingin mengalami malu karena menyerah, sehingga menyebabkan terjadinya perang sampai mati atau puputan, yang melibatkan seluruh rakyat baik pria maupun wanita termasuk rajanya. Diperkirakan sebanyak 4.000 orang tewas dalam peristiwa tersebut, meskipun Belanda telah memerintahkan mereka untuk menyerah. Selanjutnya, para gubernur Belanda yang memerintah hanya sedikit saja memberikan pengaruhnya di pulau ini, sehingga pengendalian lokal terhadap agama dan budaya umumnya tidak berubah.&lt;br /&gt;Jepang menduduki Bali selama Perang Dunia II, dan saat itu seorang perwira militer bernama I Gusti Ngurah Rai membentuk pasukan Bali 'pejuang kemerdekaan'. Menyusul menyerahnya Jepang di Pasifik pada bulan Agustus 1945, Belanda segera kembali ke Indonesia (termasuk Bali) untuk menegakkan kembali pemerintahan kolonialnya layaknya keadaan sebelum perang. Hal ini ditentang oleh pasukan perlawanan Bali yang saat itu menggunakan senjata Jepang.&lt;br /&gt;Pada 20 November 1940, pecahlah pertempuran Puputan Margarana yang terjadi di desa Marga, Kabupaten Tabanan, Bali tengah. Kolonel I Gusti Ngurah Rai, yang berusia 29 tahun, memimpin tentaranya dari wilayah timur Bali untuk melakukan serangan sampai mati pada pasukan Belanda yang bersenjata lengkap. Seluruh anggota batalion Bali tersebut tewas semuanya, dan menjadikannya sebagai perlawanan militer Bali yang terakhir.&lt;br /&gt;Pada tahun 1946 Belanda menjadikan Bali sebagai salah satu dari 13 wilayah bagian dari Negara Indonesia Timur yang baru diproklamasikan, yaitu sebagai salah satu negara saingan bagi Republik Indonesia yang diproklamasikan dan dikepalai oleh Sukarno dan Hatta. Bali kemudian juga dimasukkan ke dalam Republik Indonesia Serikat ketika Belanda mengakui kemerdekaan Indonesia pada 29 Desember 1949. Tahun 1950, secara resmi Bali meninggalkan perserikatannya dengan Belanda dan secara hukum menjadi sebuah propinsi dari Republik Indonesia.&lt;br /&gt;Letusan Gunung Agung yang terjadi di tahun 1963, sempat mengguncangkan perekonomian rakyat dan menyebabkan banyak penduduk Bali bertransmigrasi ke berbagai wilayah lain di Indonesia.&lt;br /&gt;Tahun 1965, seiring dengan gagalnya kudeta oleh G30S terhadap pemerintah nasional di Jakarta, di Bali dan banyak daerah lainnya terjadilah penumpasan terhadap anggota dan simpatisan Partai Komunis Indonesia. Di Bali, diperkirakan lebih dari 100.000 orang terbunuh atau hilang. Meskipun demikian, kejadian-kejadian di masa awal Orde Baru tersebut sampai dengan saat ini belum berhasil diungkapkan secara hukum.&lt;br /&gt;Bom Bali 12 Oktober 2002 di kawasan pariwisata Kuta, menyebabkan sebanyak 202 orang tewas dan 209 orang lainnya cedera. Bom Bali 2005 juga terjadi tiga tahun kemudian di Kuta dan pantai Jimbaran. Kejadian-kejadian tersebut mendapat liputan internasional yang luas karena sebagian besar korbannya adalah wisatawan asing, dan menyebabkan industri pariwisata Bali menghadapi tantangan berat beberapa tahun terakhir ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demografi&lt;br /&gt;Penduduk Bali kira-kira sejumlah 4 juta jiwa, dengan mayoritas 92,3% menganut agama Hindu. Agama lainnya adalah Islam, Protestan, Katolik, dan Buddha.&lt;br /&gt;Selain dari sektor pariwisata, penduduk Bali juga hidup dari pertanian dan perikanan. Sebagian juga memilih menjadi seniman. Bahasa yang digunakan di Bali adalah Bahasa Indonesia, Bali, dan Inggris khususnya bagi yang bekerja di sektor pariwisata.&lt;br /&gt;Bahasa Bali dan Bahasa Indonesia adalah bahasa yang paling luas pemakaiannya di Bali, dan sebagaimana penduduk Indonesia lainnya, sebagian besar masyarakat Bali adalah bilingual atau bahkan trilingual. Meskipun terdapat beberapa dialek dalam bahasa Bali, umumnya masyarakat Bali menggunakan sebentuk bahasa Bali pergaulan sebagai pilihan dalam berkomunikasi. Secara tradisi, penggunaan berbagai dialek bahasa Bali ditentukan berdasarkan sistem catur warna dalam agama Hindu Dharma; meskipun pelaksanaan tradisi tersebut cenderung berkurang.&lt;br /&gt;Bahasa Inggris adalah bahasa ketiga (dan bahasa asing utama) bagi banyak masyarakat Bali, yang dipengaruhi oleh kebutuhan yang besar dari industri pariwisata. Para karyawan yang bekerja pada pusat-pusat informasi wisatawan di Bali, seringkali juga memahami beberapa bahasa asing dengan kompetensi yang cukup memadai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Transportasi&lt;br /&gt;Di Pulau Bali, tidak terdapat rel kereta api namun jaringan jalan sudah tersedia khususnya ke daerah-daerah tujuan wisatawan. Sebagian besar penduduk memiliki kendaraan pribadi dan memilih menggunakannya karena jalur kendaraan umum tidak tersedia dengan baik kecuali taksi.&lt;br /&gt;Jenis kedaraan umum di Bali antara lain:&lt;br /&gt;Dokar (Kendaraan dengan menggunakan hewan kuda sebagai alat penarik)&lt;br /&gt;Ojek (Kendaraan Umum dengan menggunakan sepeda motor)&lt;br /&gt;Bemo (Kendaraan Umum sejenis mikrolet)&lt;br /&gt;Bemo dalam kota&lt;br /&gt;Bemo luar kota (dengan jenis lebih besar)&lt;br /&gt;Taksi&lt;br /&gt;Bus antar kota atau kabupaten.&lt;br /&gt;Bus luar pulau.&lt;br /&gt;&lt;a id="Dari_dan_ke" name="Dari_dan_ke"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dari dan ke&lt;br /&gt;Antara Pulau Bali dan Jawa, tersedia jasa penyeberangan laut melalui pelabuhan Gilimanuk menuju Ketapang menggunakan kapal ferry yang memakan waktu antara 30 hingga 45 menit. Begitu juga dengan penyeberangan antara Pulau Bali dan Lombok, penyeberangan laut melalui pelabuhan Padang Bay menuju Lembar memakan waktu sekitar 4 jam.&lt;br /&gt;Untuk transportasi udara dilayani oleh Bandara Internasional Ngurah Rai. Landas pacu dan pesawat terbang yang datang dan pergi bisa terlihat dengan jelas dari pantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Budaya&lt;br /&gt;Musik&lt;br /&gt;Seperangkat gamelan Bali.&lt;br /&gt;Musik tradisional Bali memiliki kesamaan dengan musik tradisional di banyak daerah lainnya di Indonesia, misalnya dalam penggunaan gamelan dan berbagai alat musik tabuh lainnya. Meskipun demikian, terdapat kekhasan dalam tehnik memainkan dan gubahannya, misalnya dalam bentuk kecak, yaitu sebentuk nyanyian yang konon menirukan suara kera. Demikian pula beragam gamelan yang dimainkan pun memiliki keunikan, misalnya Gamelan Jegog, Gamelan Gong Gede, Gamelan Gambang, Gamelan Selunding, dan Gamelan Semar Pegulingan. Adapula musik Angklung dimainkan untuk upacara ngaben, serta musik Bebonangan dimainkan dalam berbagai upacara lainnya.&lt;br /&gt;Terdapat bentuk moderen dari musik tradisional Bali, misalnya Gamelan Gong Kebyar yang merupakan musik tarian yang dikembangkan pada masa penjajahan Belanda, serta Joged Bumbung yang mulai populer di Bali sejak era tahun 1950-an. Umumnya musik Bali merupakan kombinasi dari berbagai alat musik perkusi metal (metalofon), gong, dan perkusi kayu (xilofon). Karena hubungan sosial, politik dan budaya, musik tradisional Bali atau permainan gamelan gaya Bali memberikan pengaruh atau saling mempengaruhi daerah budaya di sekitarnya, misalnya pada musik tradisional masyarakat Banyuwangi serta musik tradisional masyarakat Lombok.&lt;br /&gt;Gamelan&lt;br /&gt;Jegog&lt;br /&gt;Genggong&lt;br /&gt;Silat Bali&lt;br /&gt;Tari&lt;br /&gt;Seni tari Bali pada umumnya dapat dikatagorikan menjadi tiga kelompok; yaitu wali atau seni tari pertunjukan sakral, bebali atau seni tari pertunjukan untuk upacara dan juga untuk pengunjung, dan balih-balihan atau seni tari untuk hiburan pengunjung.&lt;br /&gt;Pakar seni tari Bali I Made Bandem pada awal tahun 1980-an pernah menggolongkan tari-tarian Bali tersebut; antara lain yang tergolong ke dalam wali misalnya Berutuk, Sang Hyang Dedari, Rejang dan Baris Gede, bebali antara lain ialah Gambuh, Topeng Pajegan, dan Wayang Wong, sedangkan balih-balihan antara lain ialah Legong, Parwa, Arja, Prembon dan Joged, serta berbagai koreografi tari moderen lainnya.&lt;br /&gt;Salah satu tarian yang sangat populer bagi para wisatawan ialah Tari Kecak. Sekitar tahun 1930-an, Wayan Limbak bekerja sama dengan pelukis Jerman Walter Spies menciptakan tari ini berdasarkan tradisi Sanghyang dan bagian-bagian kisah Ramayana. Wayan Limbak mempopulerkan tari ini saat berkeliling dunia bersama rombongan penari Bali-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pakaian daerah&lt;br /&gt;Pakaian daerah Bali sesungguhnya sangat bervariasi, meskipun secara selintas kelihatannya sama. Masing-masing daerah di Bali mempunyai ciri khas simbolik dan ornamen, berdasarkan kegiatan/upacara, jenis kelamin dan umur penggunanya. Status sosial dan ekonomi seseorang dapat diketahui berdasarkan corak busana dan ornamen perhiasan yang dipakainya.&lt;br /&gt;&lt;a id="Pria" name="Pria"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pria&lt;br /&gt;Anak-anak Ubud mengenakan udeng, kemeja putih dan kain.&lt;br /&gt;Busana tradisional pria umumnya terdiri dari:&lt;br /&gt;Udeng (ikat kepala)&lt;br /&gt;Kain kampuh&lt;br /&gt;Umpal (selendang pengikat)&lt;br /&gt;Kain wastra (kemben)&lt;br /&gt;Sabuk&lt;br /&gt;Keris&lt;br /&gt;Beragam ornamen perhiasan&lt;br /&gt;Sering pula dikenakan baju kemeja, jas, dan alas kaki sebagai pelengkap.&lt;br /&gt;&lt;a id="Wanita" name="Wanita"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Wanita&lt;br /&gt;Para penari cilik mengenakan gelung, songket dan kain prada.&lt;br /&gt;Busana tradisional wanita umumnya terdiri dari:&lt;br /&gt;Gelung (sanggul)&lt;br /&gt;Sesenteng (kemben songket)&lt;br /&gt;Kain wastra&lt;br /&gt;Sabuk prada (stagen), membelit pinggul dan dada&lt;br /&gt;Selendang songket bahu ke bawah&lt;br /&gt;Kain tapih atau sinjang, di sebelah dalam&lt;br /&gt;Beragam ornamen perhiasan&lt;br /&gt;Sering pula dikenakan kebaya, kain penutup dada, dan alas kaki sebagai pelengkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah Adat&lt;br /&gt;Rumah Bali yang sesuai dengan aturan Asta Kosala Kosali (bagian Weda yang mengatur tata letak ruangan dan bangunan, layaknya Feng Shui dalam Budaya China)&lt;br /&gt;Menurut filosofi masyarakat Bali, kedinamisan dalam hidup akan tercapai apabila terwujudnya hubungan yang harmonis antara aspek pawongan, palemahan, dan parahyangan. Untuk itu, pembangunan sebuah rumah harus meliputi aspek-aspek tersebut atau yang biasa disebut ‘’Tri Hita Karana’’. Pawongan merupakan para penghuni rumah. Palemahan berarti harus ada hubungan yang baik antara penghuni rumah dan lingkungannya.&lt;br /&gt;Pada umumnya,bangunan atau arsitektur tradisional daerah Bali selalu dipenuhi hiasan, berupa ukiran, peralatan serta pemberian warna. Ragam hias tersebut mengandung arti tertentu sebagai ungkapan keindahan simbolsimbol dan penyampaian komunikasi. Bentuk-bentuk ragam hias dari jenis fauna juga berfungsi sebagai simbol-simbol ritual yang ditampilkan dalam patung.                                                 &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;                                                                    &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;tukaran link. tukar link. peluang usaha. cari uang. tukar link peluang usaha cari uang.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1869926146179452833-5850984756122864449?l=indonesia-heaven-on-earth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indonesia-heaven-on-earth.blogspot.com/feeds/5850984756122864449/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1869926146179452833&amp;postID=5850984756122864449' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1869926146179452833/posts/default/5850984756122864449'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1869926146179452833/posts/default/5850984756122864449'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indonesia-heaven-on-earth.blogspot.com/2008/12/bali-island.html' title='Pulau Bali'/><author><name>Hari Budiman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06244541538885229929</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-F1elXZYopN4/TbwcSNb872I/AAAAAAAAAAk/H4jXOEgORfA/s220/seger.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
